REHAB IRIGASI SAWAH DUKUH KARANGGONDANG RT/RW 04/02 DESA KARANGGONDANG

Irigasi merupakan salah satu faktor yang menentukan berjalannya pertanian baik atau tidaknya, sebab tanpa ada pengairan yang cukup, sebagian besar tanaman yang dapat menjadi komoditas pertanian tidak akan tumbuh subur. Apalagi irigasi mengalami kerusakan seperti yang terjadi di Dukuh Karanggondang, kerusakan ini disebabkan tanah bergerak yang sering kali terjadi, yang mana kejadian ini mengancam gagalnya pertanian yang sedang dikerjakan.  Daerah irigasi ini terletak di sebelah Timur Dukuh Karanggondang yang mana saluran in sudah ada dari zaman dulu dan kualitas dari irigasinya semakin membaik dengan adanya perehaban secara berkala oleh Pemerintah Desa Karanggondang, dan saat ini irigasi ini kembali memerlukan adanya perbaikan untuk mengembalikan fungsinya.

Pemerintah Desa Karanggondang menargetkan perbaikan irigasi sawah yang ada di Dukuh Karanggondang selama 1 Minggu dengan pendanaan dari Dana Desa tahap 3, yang mana dalam pengerjaannya dilakukan oleh warga sekitar. Adapun irigasi yang diperbaiki sepanjang 13M dan lebar 0,5M dengan menelan biaya 23.120.000,00. Pemerintah Desa berharap dengan adanya perbaikan saluran irigasi ini dapat berfungsi kembali seperti sediakala dan bisa mengairi sawah-sawah yang ada di Desa Karanggondang.

PEMBANGUNAN TALUD PENGAMAN PEMUKIMAN DUKUH KARANGGONDANG DESA KARANGGONDANG KANDANGSERANG

Karanggondang adalah salah satu desa yang terdapat di kecamatan Kandangserang, dibeberapa titik Desa Karanggondang termasuk tanah labil, dibagian tersebut sering terjadi tanah longsor, sehingga butuh adanya pembangunan talut untuk mensetabilkan tanah.

Tebing yang berada di RT/RW 3/2 tepatnya di bawah rumah kepala Dusun Karanggondang memang sering longsor, hal ini sangat menghawatirkan apalagi saat musm hujan, yang mana curah hujan sangatlah tinggi, apalagi kondisi tebing yang hanya terdiri dari tanah  yang disangga pepohonan, serta terdapat rumah disekitar tebing tersebut, sehingga menghawatirkan rumah tersebut ikut terbawa longsor ketika hujan.

Melihat hal tersebut Pemerintah Desa Karanggondang melakukan upaya pembangunan talud yang sebelumnya sudah dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan masyarakat. Pembuatan talud berasal dari dana desa tahap 3 dengan anggaran 17.952.500,00. Pembangunan talud ini dimulai pada tanggal 15 Desember mulai digarap dengan pembuangan tanah yang longsor. Selanjutnya akan direalisasikan pembanguan dinding penahan tanah/talud, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mendiaminya mauapun masyarakat sekitarnya.

SEMARAK DEMOKRASI PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN PEKALONGAN 2020

Semangat demokrasi begitu terasa di Desa Karanggondanng dengan adanya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan, mulai dari penyelenggara pemilu sampai Masyarakat Karanggondang itu sendiri (Karanggondang, 09/12/2020)

Ditengah pandemi Covid 19, masyarakat Indonesia tetap melaksanakan pemilihan seperti biasanya namun, perbedaanya pada pemilhan kali ini menggunakan protokal kesehatan  secara ketat untuk mencegah adanya penularan Covid 19, protokol kesehatan ini didukung adanya fasilitas dari KPU dengan menyediakan ember sabun untuk cuci tangan, handsanitizer, sarung tangan dan lain sebagainya, hal ini juga diharapkan penyelenggaraan pemilu dapat berjalan denga lancar dan sukses.

Di Desa Karanggondang sendiri Permilihan Bupati dan Wakil Bupati dilaksanakan mulai pukul 07.00 -13.00 WIB dengan pemilih mempunyai jam tertentu untuk memberikan hak suaranya hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan, pemilih datang ke TPS dengan menggunakan masker dan sebelum masuk ke TPS dianjurkan mencuci tangan terlebih dahulu dan akan dicek suhu tubuh untuk setiap pemilih dengan  termougun, apabila pemilih yang suhunya di atas 37,3  akan diberikan tempat pemilih atau tobong secara khusus. Pemilih diberikan sarung tangan plastik sebelum menggunakan alat tulis bagi yang tidak membawa alat tulis sendiri, sarung tangan ini sekali pakai. Selanjutnya pemilih akan masuk ruang pemilihan untuk menyalurkan hak suaranya denga tetap menggunakan protokol kesehatan.

Setelah para pemilih memberikan hak suara, Selanjutnya dilaksanakan proses penghitungan suara dengan hasil perolehan suara di TPS 1, Pasangan 1 mendapatkan suara 28 dan Pasangan 2 mendapatakan perolehan suiara 191 suara. TPS II, Pasangan 1 mendapatkan 117 suara, sedangkan pasangan  2 mendapatkan 178 suara. TPS III, pasangan 1 mendapatkan 145 suara, sedangkan pasangan 2 mendapatkan 132 suara. TPS IV,pasangan 1 mendapatkan 81 suara dan pasangan 2  mendapatkan 83 suara, dengan hasil total  pasangan calon nomer 2 mendapatkan hasil total 584 suara memenangkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Desa Karanggondang. Penghitungan suara ini dilanjutkan dengan pengisian aplikasi Sirekap pengitungan suara dengan cara online, yang mana aplikasi ini adalah trobosan baru dari KPU agar masyarakat bisa mengakses hasil pemilihan secara langsung.

Menjaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Karanggondang Memberikan Bantuan Bibit Padi Kepada Masyarakat Desa Karanggondang

Pemerintah Desa Karanggondang melalui bantuan bibit padi untuk warga desa Karanggondang yang mengolah sawahnya. Penyerahan bibit padi ini dari Pemerintah Desa dan diserahkan kepada Kepala Dusun masing-masing untuk diserahkan kepada warganya. Rabu (21/10/2020).

Pemerintah Desa Karanggondang menyebukan bantuan bibit ini berasal dari Dana Desa tahun 2020. Padi yang bagikan adalah 2,86 Ton yang disalurkan di 3 dukuh di desa karanggondang yaitu: 13 Kuintal Dukuh Karanggondang,  9 Kuintal Dukuh Gununglangu, 6,6 Kuintal Dukuh Majalangu.

Bibit padi ini diserahkan kepada para petani di Desa Karangondang sebagai salah satu upaya untuk ketahanan pangan di Desa Karanggondang, bibit yang diberikan merupakan tahan dengan hama, sehingga diharapakan dengan adanya bibit unggul ini bisa meningkatkan produktifitas hasil panen para petani Desa Karanggondang nantinya. Bantuan padi ini juga dilakukan disela-sela penangan covid 19 agar bisa memperbaiki ekomoni khususnya di wilayah Desa Karanggondang.  

Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Desa Karanggondang Tahun Anggaran 2021

Sabtu, 28 September 2020. Bertempat di Aula Balai Desa Karanggondang, dilaksanakan acara Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) yang merupakan acara lanjutan dari Musyawarah Desa (Musdes). Acara ini dihadiri Camat  Kandangserang, Babinsa Kandangserang, Kasi PMD Kandangserang, Pendamping Desa,  Perangkat Desa, Anggota BPD serta Tokoh Masyarakat Desa Karanggondang.

Acara dibuka oleh Kaur Keuangan yang memaparkan susunan acara kali ini. Acara dilanjutkan dengan pengukuhan Tim Kudu Sekolah 11 orang yang beranggotakan Kades dan perangkatnya serta Kader yang dikukuhkan oleh camat Kandangserang, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa memaparkan Dana Desa yang sudah dilaksanakan tahun 2020, dan memaparkan rencana anggaran Dana Desa tahun 2021, karena memang untuk realisai dana sudah dibahas pada musdes kemarin.

Acara berlanjut dengan sambutan Bapak Camat menjelaskan tentang anggaran Dana Desa 2020 yang dialihkan ke Covid 19, memaparkan dampak Covid 19 dari segi ekonomi, segi kesehatan, beliau juga menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehan yang sudah ditetapkan.

Setelah sambutan, acara dilajutkan dengan pemaparan materi oleh Kasi PMD Kecamtan Kandangserang, beliau memaparkan anggaran Dana Desa 2021, yang mana anggaran untuk covid pada tahun 2021 tetap dianggarkan meskipun tidak sebesar anggaran tahun ini, anggaran Dana Desa tahun ini diusahakan menyeluruh untuk berbagai segi kehidupan, seperti  kesehatan, pembangunan, lingkungan, pendidikan, desa ramah perempuan, penekanan lebih ke pembangunan pemberdayaan masyarakat,  ramah budaya. Dana desa 2021 harus mencantumkan swaka kelola.

Pendamping desa menambahkan penjelasan penggunaan Dana Desa pada tahun 2021, Beliau menekankan kegiatan  pemulihanan sektor ekonomi terutama yang terkena dampak covid, beliau juga menyampaikan agar bumdes bisa menjadi sebagai motor kemajuan masyarakat, intinya beliau menyampaikan Dana Desa 2021 lebih difokuskan untuk meningkatan sektor ekonomi.

Acara ditutup oleh Ketua BPD yang mengharapkan para hadirin bisa mensosialisasikan hasil rapat ini kepada masyarakat agar semua tau dan mengerti akan kegiatan yang akan dilaksanakan Desa Karanggondang.

MUSDES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA TAHUN 2021 DESA KARANGGONDANG

Karanggondang, Hari Sabtu balai desa yang biasanya sepi karena libur untuk pegawai desa, tapi kali ini terasa rame karena adanya musdes Perencanaan Pembangunan Desa. Acara yang dihadiri dari berbagai golongan masyarakat antara lain Sekertaris Kecamatan, Pendamping Desa, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Pegawai Desa, Kader PKK, Kader Posyandu. (Sabtu, 19 September 2020)

Acara dimulai dengan sambutan dari sekertaris BPD  dan sekaligus  selaku pembawa acara, yang mana dalam sambutannya beliau menjelaskan awal mula dari RKPDes, tujuan adanya RKPDes .

Sambutan yang selanjutnya disampaikan oleh Kepala Desa yang menyampaikan kerja pemerintah Desa tahun 2020, yang sudah terlaksana yaitu pembangunan TPQ, saluran irigasi, bronjong irigasi, pembangunan jamban, perbaikan jalan RT 2 dan lain sebagainya, serta evaluasi kegiatan yang telah dilakukan pemerintah desa.

Sedangkan sambutan dari Sekertaris Kecamatan beliau menyampaikan kegiatan yang harus diprioritaskan pada tahun 2021, terutama kegiaatan yang tahun ini terhambat dengan adanya covid 19, beliau juga memberikan saran agar pembangunan menyentuh dari sektor non fisik seperti, bidang  pendidikan,tentang pemberdayaan perempuan, kesehatan dll.  

Sambutan dari  pendamping desa yang dalam sambutannya menitikberatkan pada 3 poin antara lain:

  1. Melakukan penyusunan RPJMDesa, mendahulukan  kegiatan yang paling mendesak untuk dilakukan  
  2. Menyepakati RPJMDesa
  3. Membentuk tim verifikasi untuk mengecek kegiatan yang akan disepakati

Sambutan dan penjabaran dari Ketua BPD memberikan gambaran sebagai berikut:

  1. Memberikan kesempatan masyarakat yang memberikan usulan yang mana usulan tersebut akan ditampung
  2. Usulan yang telah ada akan dicermati  dan disesuaikan  sesuai RKPDes
  3. Selanjutnya akan dilakukan perangkingan kegiatan yang mana kegiatan yang harus diprioritaskan
  4. Membentuk tim verifikasi 3 orang yang mewakili dari berbagai elemen masyarakat
  5. Pelaksana kegiatan adalah  Pemerintah Desa

Kegiatan yang akan diprioritaskan pada tahun 2021 antara lain adalah:

1. Penyempurnaan bangunan TPQ Desa Karanggondang

2. Pembuatan Saluran RT 2-3

3.Pembuatan jalan pertanian Gunung langu-Tembelang

4. Penyelesaian pembuatan jambanisasi

Pada musdes ini juga langsung dibentuk tim verifikasi oleh BPD  untuk mempermudah kegiatan yang akan dilaksanakan kedepannya. Acara musdes ini diakhiri dengan pembacaan hasil dari musdes dan pendatangan berita acara.

OPTIMALISASI PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI SAWAH DESA KARANGGONDANG

Irigasi merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertanian. Dalam dunia modern, saat ini sudah banyak model irigasi yang dapat dilakukan manusia. Pada zaman dahulu, jika persediaan air melimpah karena tempat yang dekat dengan sungai atau sumber mata air, maka irigasi dilakukan dengan mengalirkan air tersebut ke lahan pertanian. Namun, irigasi juga biasa dilakukan dengan membawa air dengan menggunakan wadah kemudian menuangkan pada tanaman satu per satu. Untuk irigasi dengan model seperti ini di Indonesia biasa disebut menyiram. Irigasi merupakan sistem pengairan lahan dengan usaha pengatur,menyediakan dengan cara membendung sumber air dalam menunjang pertanian dan sejenisnya. Irigasi dimanfaatkan oleh petani khususnya petani pada lahan persawahan untuk mengairi dan memberikan pasokan air di lahan pertanian mereka dalam menunjang komponen budidaya.

Begitu pula dengan Desa Karanggondang yang melakukan pembangunan irigasi sawah, pembanguna ini dimulai pada hari jum’at yang lalu, berawal dari pendudukan tanah yang dialjutkan dengan pengangkutan material oleh warga dusun Gununglangu, dan akan terus berlanjut pembangunan ini hingga selesai pembuatan irihgasi ini. Anggaran yang digunakan adalah dari Dana Desa tahap 2 tahun 2020 dengan nominal 132 .000.000,00, dengan panjang irigasi 62 meter dan dalam sekitar 0,5 meter. Irigasi ini adalah lanjutan pembangunan dari irigasi tahun 2019, dan pembangunan irigasi akan berjalan secara bertahap dan berlanjut.

PENINGKATAN KUALITAS JALAN PEMUKIMAN DESA KARANGGONDANG

Selasa 13/09/2020. Dalam rangka peningkatan infrastruktur, Desa Karanggondang Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan, telah dilaksanakan kegiatan perbaikan/ Pengaspalan jalan. Perbaikan jalan Desa Karanggondang tepatnya jalan Dukuh Karangsair RT 02 RW 02. Pengaspalan ini menggunakan Dana Desa Tahap 2 tahun 2020 dibidang pembangunan .

Akses jalan tersebut dibangun sepanjang 322 meter, lebar 2,3 meter,  dengan anggaran senilai 112.000.000,00. Peningkatan akses jalan ini rampung dalam jangka waktu tiga hari. Semakin baiknya insfraktrutur ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan desa, memperlancar transportasi, perhubungan, dan mempermudah akses masuk atau keluar  Desa Karanggondang.

BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI DESA KARANGGONDANG

Karanggondang, Bertempat di balai Desa Karanggondamg Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan  Dinas Perumahan dan permukiman melakukan sosialisasi kepada masyarakat penerima BSPS tahun 2020. Program peningkatan perumahan swadaya ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurut Kepala Desa Karanggondang Bapak Untung di desa Karanggondang ada 34 rumah yang akan diberikan bantuan pada tahun ini. Melalui program BSPS, Dinas Perkim Kabupaten Pekalongan akan merehabilitasi rumah tidak layak huni dengan pemberian dana stimulan sebesar 17 juta 500 ribu rupiah per rumah. Dari dana tersebut 15 juta rupiah berupa material dan sisanya 2 juta 500 rupiah untuk ongkos pekerja. Sementara keluarga penerima manfaat diwajibkan untuk menyediakan dana swadaya.

Untuk tahun depan direncanakan ada 40 rumah yang akan mendapatkan bantuan serupa. Tetapi data tersebut kini masih dalam proses validasi untuk memastikan rumah warga tersebut layak untuk mendapatkan bantuan perbaikan. Adapuan Syarat Mendapatkan Bantuan Program Bedah Rumah Pemerintah dengan BSPS:

  1. Memenuhi Kriteria Rumah yang Layak Menerima Program Bedah Rumah
  2. WNI Berkeluarga, Program ini hanya diperuntukkan bagi semua WNI yang memang sudah berkeluarga atau menikah. Sebab tujuan dari program ini untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga yang belum menikah tidak bisa menerima bantuan.
  3. Memiliki Hak Tanah,Rumah yang akan mengikuti program bedah rumah harus berdiri di atas tanah sendiri atau tanah yang sudah dikuasakan.
  4. Rumah dengan Kondisi Tidak Layak, Program bantuan bedah rumah berbeda dengan pinjaman beli rumah, karena yang menerima tindakan ini hanya yang belum memiliki rumah tinggal atau rumah yang ditempati memang kurang layak. Sehingga jika diartikan maka termasuk semua rumah yang memiliki indikator rumah tidak layak huni.
  5. Belum Menerima Bantuan BSPS, Bahwa bantuan program bedah rumah hanya khusus untuk rumah yang belum pernah menerima program serupa. Pemerintah memang memiliki anggaran khusus untuk melakukan program bedah rumah ini, namun setiap rumah hanya berhak menerima satu kali program. Jadi program akan dilakukan bergilir agar merata.
  6. Penghasilan Rendah, Keluarga yang bisa menerima program ini adalah keluarga dengan penghasilan rendah atau paling banyak adalah senilai dengan UMP di wilayah tinggal tersebut. Jadi walau rumahnya memiliki indikator kurang layak huni tapi gajinya termasuk besar maka tidak akan menerima bantuan.
  7. Memiliki Keinginan Membangun Rumah, Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bahwa pemilik rumah memiliki rencana untuk membangun rumah atau memiliki rencana untuk merubah rumah berdasarkan keinginan sendiri. Artinya bahwa rumah tersebut kemungkinan akan digunakan sebagai tempat tinggal dalam waktu lama atau secara permanen. Bukan jenis rumah atau gubuk sementara saja.
  8. Tergabung dalam Kelompok BSPS
  9. Tanda Tangan Pernyataan, Sebelum menerima bantuan maka harus membuat pernyataan resmi. Surat ini sangat penting untuk membuktikan bahwa rumah mau menerima program bedah dan dimanfaatkan sesuai dengan persyaratan.

Begitulah semua syarat mendapatkan bantuan program bedah rumah pemerintah dengan BSPS. Jadi sangat penting sekali untuk memenuhi semua prosedur tersebut sehingga program cepat dilaksanakan

MUSDES (PENCEGAHAN STUNTING DESA KARANGGONDANG) Selasa 8 September 2020

Karanggondang, suasana ramai terdengar dari balai desa para ibu dan bapak dari berbagai kalangan ikut serta dalam acara musdes ini mulai dari ibu PKK, ibu kader posyandu, BPD, pemerintah desa, serta tokoh yang lainnya.

Acara musdes ini dibuka dengan sambutan dari Pendamping Desa yang mana dalam sambutanya memberikan saran kepada desa untuk memberikan fasilitas kepada KPM  untuk diberikan hp androit, atau minimal  kuota untuk mempermudah kerja KPM karena memang laporan KPM saat ini berbasis aplikasi yang harus diisi setiap harinya.

Acara berlanjut dengan sambutan dari kepala desa, beliau menyampaikan pentingnya RDS bagi masyarakat, dan beliau menjelaskan tentang jambanisasi yang mulai dibangun tahun ini, hal tersebut adalah  salah satu kepedulian pemerintah desa kepada mayarakat dan sebagai salah satu upaya pencegahan adanya stunting, kepala desa juga mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat untuk saling berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila ada gejala atau sebab yang akan menjadikan stunting hal ini bermaksud agar adanya penanganan atau pencegahan.

Setalah itu pemberian gambaran dari koordianator KPM saudara Iqe Lestari menyampaikan tentang kedaan balita  beserta jumlahnya yang ada di desa karanggondang. Setelah pemaparan keadaan bayi di Desa Karanggondang, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh bu Bidan Yani berkaitan dengan stunting. Beliau awalnya menjelaskan tentang apa itu stunting, penyebab  stunting (kekurangan gizi saat  masih dalam kandungan, kurangnya ASI ekslusif dll). Adapun untuk penanganan  atau pencegahannya stunting antara lain, melalui perbaikan gizi pada saat ibu megandung, pengaturan pola makan yang 4 sehat 5 sempurna untuk ibu hamil atau bayi. Setelah ini dibukanya sesi tanya jawab oleh bidan kepada para peserta.

Materi terakhir yang disampaikan oleh Bapak Teguh kooordinator KPM dari Kecamatan Kandangserang. Sebelum beliau memasuki materi terlebih dahulu menjelaskan tentang dana desa pada tahun 2021 untuk lebih memfokuskan pada pemerdayaan masyarakat yang salah satunya pencegahan stnting, karena memang anggaran tahun ini lebih difokuskan untuk penangan wabah covid 19. Materi berlanjut dengan penjelasan pentingnya RDS, apa yang harus dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari stunting,   koordinasi  masyarakat yang saling berkesinambungan dengan stunting antara lain peran posyandu dan guru PIAUD dalam hal stunting. Beliau juga membuka  sharing kepada kader posyandu dan guru PIAUD seperti kendala yang dihadapi, kekurangan apa yang ada dalam pelaksanaan kegiatan, dan memberikan usulan kepada desa untuk perbaikan lembaga ini untuk tahun depan, yang mana usulan ini natinya adalah pekerjaan rumah bersama untuk perbaikan kedepannya. Adapun untuk masyarakat di Desa Karanggondang adanya pemaksimalan atau  perbaikan jambanisasi di tahun yang akan datang, diusulkan juga anggaran tempat sampah atau tempat pengelolanan sampah. Hal ini dilakukan agar di masyarakat tidak terjadinya stunting.